KEMENTERIAN ESDM REPUBLIK INDONESIA
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA ESDM
PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR

Jakarta, Rabu (15/11) PPSDM Aparatur kembali mengadakan Kegiatan One Hour University (OHU) dengan Tema "Motor Listrik GESITS Inovasi Karya Anak Bangsa"



OHU GESITS

  • Rabu, 15 November 2017
top news image

Jakarta, Rabu (15/11) PPSDM Aparatur kembali mengadakan Kegiatan One Hour University (OHU) dengan Tema "Motor Listrik GESITS Inovasi Karya Anak Bangsa" dan pembicara H.M. Nur Yuniarto (Ketua Tim Riset Dan Pengembangan GESITS) dan Muh. Al (President Director and Shaleholder PT. Garansindo). Acara ini berlangsung pada pukul 09.00 - 11.00, yang bertempat di Gedung BPSDM ESDM, Jalan  Gatot Subroto Kav. 49, Jakarta Selatan. Peserta yang hadir berjumlah 141 peserta yang merupakan para pegawai unit KESDM. OHU dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. I Gusti Nyoman Wiratmadja, selaku Kepala BPSDM ESDM.

Dalam sambutan pembukaan beliau menyampaikan bahwa Generasi muda harus berani berinovasi dan juga berani mengambil resiko implementasi inovasi dalam industri. Serta birokrasi agar dapat dapat memagari dan mendukung inovasi-inovasi tersebut dengan peraturan-peraturan.

Motor listrik GESITS dibuat dengan latar belakang :

a.    Tingginya polusi di Indonesia

b.    Adanya global warming

c.    Pasar mobil Indonesia nilainya hingga 400 T. Tumbuh 10% per tahun. Namun mobil nasional belum ada di Indonesia. Indonesia masih bergantung pada bangsa Asing.

Motor listrik GESITS didesain sesuai dengan kondisi Indonesia dan Model dibuat sendiri dengan komponen hasil riset sendiri serta anti listrik dengan desain sesuai ISO motor listrik. Jarak tempuh motor listrik GESITS mencapai 70 km dengan kecepatan hingga 100 km/jam. Durasi charging motor listrik kurang lebih 3 jam dengan kapasitas battrey 100 volt. Saat ini tim GESITS sedang menggodok SNI untuk motor listrik dan akan Launching di bulan April-Mei 2018.

Motor listrik GESITS dapat dimanfaatkan sebagai teknologi kendaraan listrik bagi Indonesia antara lain :

a. Meningkatkan perekonomian nasional, potensi industri yang besar di sektor otomotif.

   b. Menyelamatkan devisa negara

   c. Membuka lapangan kerja baru

   d. Meningkatkan proporsi tenaga kerja ahli di bidang otomotif

   e. Mengkonservasi pengguna energi di Indonesia

   f. Menyelesaikan masalah BBM

   g. Mensukseskan program pemerintah melalui Perpres No. 22 Tahun 2017

   h. Mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional

   i. Indonesia dapat membuktikan dapat melakukan rekayasa otomotif

Menurut Pembicara dari Motor Listrik GESITS dapat simpulkan antara lain :

·      Selain Motor Listrik, pengembangan mobil listrik sudah mulai dipromosikan ke beberapa daerah di Indonesia.

·      Bekerjasama dengan PLN dan Telkomsel untuk membangun sistem "Internet of thinks"

·      Garansindo di sektor otomotif untuk premium segmen

·      Indonesia merupakan pasar ke-3 terbesar untuk motor

·      Tidak hanya mau untuk menjual namun juga untuk membangun semangat anak muda dalam berinovasi dan bersaing dengan dunia

·      Tantangan Litbang hingga komersial tidak ada masalah. Tantangan muncul saat industri adalah Indonesia belum siap untuk motor listrik, sehingga butuh proses membangunnya. Saat ini sudah ada beberapa BUMN mau bekerjasama berinvestasi dalam membangun industri motor listrik.

Di Akhir acara ditutup oleh Ir. Albertus Susetyo Edi Prabowo, M.Si., Kepala PPSDM Aparatur yang dilanjutkan dengan foto bersama (JP rev. by GS)

Lainnya

image
Batch II Bimbingan Teknis: Filling System and Documentation PVMBG Dibuka

Batch II Bimbingan Teknis: Filling System and Documentation PVMBG Dibuka

  • Kamis, 02 September 2021